Rabu, 31 Maret 2010

"Maafkanlah Aku"

Saat dirimu ada di sisiku
tiada pernah aku sadari
betapa berharganya dirimu...
saat kau tersenyum padaku
tak pernah bisa aku balas senyum 
itu secara nyata
dan aku hanya bisa tersenyum 
untukmu dalam hati...

saat dirimu menggenggam tangan ini
tak pernah terpikirkan bahwa genggaman
tanganmu suatu saat akan terlepas

dan kini saat kau pergi untuk selamanya
aku baru menyadari betapa berharganya dirimu
betapa indahnya dirimu
dan betapa kau sangat kubutuhkan

wahai gadi kecilku...
maafkanlah diriku yang terlambat
menyadari semuanya...
maafkanlah aku yang tak sempat
memberikan senyum tulusku untukmu...
maafkanlah aku yang selalu bersembunyi
dari kenyataan
dan tak pernah mau jujur padamu
betapa dirimu sangat berharga bagiku 

wahai gadis kecilku...
maafkanlah aku yang tak pernah bisa
membalas senyum manismu
maafkanlah aku yang terlalu pengecut
untuk mengatakan betapa aku menyayangimu...

Selasa, 30 Maret 2010

"Senyum Gadis Kecilku"

Saat mentari bersinar
Semua harapan ikut bersinar
Saat mentari terbenam
harapan masih tetap bersinar terang

namun pagi ini berbeda
tiada kulihat indahnya mentari
Yang terlihat hanya rintik hujan
membasahi bumi beserta isinya
 seolah-olah bumi menangis

namun tiada kumengerti
makna dari tangisan bumi ini
yang terasa dalam hati
hanya sebuah kepiluan yang senantiasa
menemani hari-hariku...

terbayang lagi wajah polosnya
serta senyumannya yang manis
yang dahulu selalu membuat hatiku tenang
dan melepas semua beban di hati...

kini senyum itu hilang tanpa jejak
yang tersisa hanya kenangan dalam hati

senyum gadis kecilku
yang penuh dengan kepolosan
dan memberi kesejukan dalam setiap langkahku
kini hanya bisa kulihat dalam
setiap mimpiku...

aku sangat merindukan senyum gadis kecilku...




Jumat, 05 Maret 2010

"Sebuah Kejujuran ataukah Kebohongan"

terkadang hitam di mata
namun sebenarnya putih adanya...
begitupun sebaliknya
saat semua terlihat putih bersih
namun ternyata hitam gelap adanya...

saat kita mulai mempelajari 
sebuah kejujuran
tiada satu orangpun yang bisa mengajari
tentang kejujuran itu...

karena seindah apapun seseorang
mengatakan tentang sebuah kejujuran...
sesungguhnya dia telah mengucapkan
sebuah kebohongan belaka...

saat seseorang membenci kebohongan
sesungguhnya dia telah mencintai 
kebohongan itu...
karena sesungguhnya dia sendiri 
belum mengerti arti sebuah kejujuran
dan dia pun sebenarnya belum bisa
membedakan antara sebuah kejujuran
dengan sebuah kebohongan...

entah yang terucap dimulut selama ini
adalah sebuah kejujuran
atau hanya sebuah kebohongan...
tak ada yang bisa menjawab semua itu...

maka sebenarnya tiada yang berhak
berkata bahwa orang lain mengucapkan
sebuah kebohongan ataupun sebuah kejujuran...
karena sesungguhnya kejujuran
tak perlu di ucapkan oleh mulut
dan kebohongan pun tak seharusnya di umbar...

dan ingatlah satu hal...
jangan pernah menuduh orang lain
berbohong sebelum melihat kebohongan 
dalam diri sendiri...

"Kepercayaan"

saat bumi kering
hujan turun membasahinya
begitupun saat hatiku kering
kau datang menghujaninya
dengan kesejukan cinta kasih...
saat hatiku beku
kau datang dan membuatnya mencair
saat hatiku penuh dengan kegelapan
kau datang dengan indahnya sinarmu

Dan...
saat hatiku lemah akan kepercayaan
kau datang memberiku keyakinan 
tentang sebuah kepercayaan...
kau ajari aku tentang sebuah kenyataan,
kepercayaan, dan kasih sayang...

namun kini engkau meruntuhkan
keyakinan itu...
kau buat aku tak bisa membedakan 
antara kenyataan dan mimpi belaka
kau buat aku benci akan sebuah kepercayaan
kau buat aku benci akan sebuah kenyataan

kini tiada lagi tersisa
sebuah kepercayaan dalam hatiku...
kini hatiku kembali pada 
kenyataan yang gelap...

dan kini ataupun selamanya
tiada lagi kepercayaan untukmu...